Arif Ferdini si Penyebar Video ‘Ade Armando Mati’, Akhirnya Ditangkap Polisi

oleh -78 Dilihat
Arif Ferdini
Aksi gelar demo 11 April 2022 lalu ternodai dengan adanya kericuhan. Selain tindak kekerasan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, demo di depan DPR RI itu juga diwarnai aksi provokasi salah satunya oleh Arif Ferdini Wibowo.
Polisi Tangkap Arif Ferdini Penyebar Video ‘Ade Armando Mati’ (Foto: DMC)

Sementara salah satu adanya provokasi dari Arif Ferdini Wibowo. Pria warga Kramat, Senen, Jakarta Pusat ini menyebarkan video yang menyebutkan bahwa Ade Armando telah meninggal dalam pengeroyokan.

Saat dikonfirmasikan kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan menyatakan kita tangkap juga Arif Ferdini. Dia inilah yang sebar provokasi Ade Armando sudah mati,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Selanjutnya polisi mengungkapkan provokator telah melakukan penghasutan dan provokasi. Dia juga dituduh telah menyebarkan hoax terkait pemberitaan Ade Armando.

Selain itu provokator ini juga ditangkap karena ikut terlibat langsung aksi pegeroyokan terhadap Ade Armando.

Seperti diketahui bahwa “Pada hari Senin tanggal 11 April 2022 pelaku melakukan pemukulan secara bersama-sama terhadap korban Ade Armando, kemudian membuat video yang menyatakan bahwa Ade Armando sudah meninggal dunia dan polisi menembak warga serta mengajak warga Jakarta untuk turun melakukan perlawanan,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, video Arif Ferdini ini memang viral di media sosial. Dalam video singkat, Arif Ferdini menyatakan Ade Armando telah meniggal dunia dan polisi menembaki massa.

Arif dalam video itu mengatakan,”Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi,” ujarnya.

Terlihat dalam video itu Arif kemudian memprovokasi warga untuk turun. Teriakan Arif ini kemudian ditimpali teriakan takbir oleh beberapa orang di sekitarnya.

“Turun semua…turun semua yang di Jakarta,” kata Arif disambut teriakan ‘Allahu Akbar’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.