KaPolsek Sikakap Berikan Sosialisasi Tentang Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur di SDN26 Taikako

oleh -75 Dilihat

Polsek Sikakap berikan sosialiasi kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur di SDN 26 Taikako.

Dalam kegiatan sosialisasi tentang kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar minta orang tua agar mengawasi pergaulan anak sebab pelaku kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur pada umumnya orang terdekat, katanya, Senin (11/4/2022).

Dalam Sosialisasi kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur tampak hadir kepala SDN26 Taikako Pusrialdi, bhabinkamtibmas Desa Taikako Brigadir Fadli Wahyudi, peserta majelis guru SDN26 Taikako juga dihadiri oleh orang tua dan wali murid SDN 26 Taikako.

Kata Iptu Yanuar, diwilayah hukum Polsek Sikakap sejak Januari sampai sekarang sudah dua kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur terjadi diwilayah hukum Polsek Sikakap, pelakunya orang terdekat, yakni pacar, orang tua, paman, bahkan tetangga sebelah rumah.

Dalam mencapai keinginannya predator seksual anak dibawah umur, selain bujuk rayu, Predator seksual anak dibawah umur juga memberikan iming-iming uang.

Seperti yang terjadi baru-baru ini kasus pelecahan seksual yang terjadi di Desa Taikako, pelakunya tetangga korban, pelaku setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku langsung memberikan uang jajan kepada korbannya yang masih berusia 11 tahun, 6 bulan.

Perbuatan pelaku Pelecahan seksual sebut saja bunga umur 11 tahun, 6 bulan karena kecurigaan orang tua bunga, dimana uang jajan bunga disekolah besar.

Melihat hal itu orang tua bunga merasa curiga, sebab orang tua bunga memberikan jajan sekolah tidak sebesar itu, setelah ditanya kepada bunga barulah terungkap perbuatan JS (43) warga Desa Taikako pelaku Pelecahan seksual terhadap bunga yang sekarang sudah kita naikkan statusnya hukumnya menjadi tersangka dalam kasus pelecahan seksual anak dibawah umur.

Satu lagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur RS (28) warga Desa Matobe, korbannya masih pelajar di salah satu sekolah di Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, RS juga telah ditetapkan menjadi tersangka akibat, korban merupakan pacarnya yang masih berusia dibawah umur, pelaku kekerasan sempat melarikan diri di Kabupaten Dharmasraya, sekarang pelaku sudah dibawa dan ditahan di Polsek Sikakap.

Bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur akan di jerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minamal 5 tahun sampai 15 tahun penjara.

Anak merupakan orang yang harus dilindungi oleh kedua orang tua, anak berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan,kesehatan dan kelanjutan kehidupan.

Jangan jadikan anak sebagai objek untuk memperkenalkan Jawa nafsu dan sebagai pencari uang bagi keluarga, mari kita bersama-sama bergandeng tangan, dan saling menjaga agar generasi muda khususnya anak perempuan yang masih dibawah umur terhindar dari predator seksual, sekali lagi mari kita jaga dan lindungi anak kita dari predator seksual yang setiap saat selalu menghindari,jelasnya.

Sementara itu kepala SDN26 Taikako, Pusrialdi, menyatakan, pihak sekolah sangat mendukung sekali kegiatan sosialisasi seksual terhadap anak dibawah umur yang dilaksanakan oleh Polsek Sikakap.

Anak-anak merupakan generasi lemah yang wajib dilindungi, oleh orang tua dan orang disekitar nya, ucapnya.sl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.