Satreskrim Polres Solok Selatan menangkap lima orang pelaku tindak kejahatan jelang Ramadhan

oleh -80 Dilihat
polres
Satreskrim Polres Solok Selatan mengamankan lima orang atas dugaan kasus pencabulan, percobaan pemerkosaan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta kasus pencurian dan kekerasan (curas).

Untuk kasus pencabulan anak dibawah umur, polisi menangkap pria berusia 49 tahun. Modus tersangka dengan mengiming-iming korban dengan uang jajan, tersangka yang mengaku sayang kepada anak tetangganya itu, tidak melakukan hubungan badan.

“Tersangka meraba raba Kemaluan korban. Atas laporan orang tua korban, tersangka kasu cabul ini kami tangkap,” ujar Kapolres Solok Selatan, AKBP Teddy Purnanto, Jumat (1/4/2022) saat press reliase di Mako Polres Solsel Golden Arm.

Satu tersangka kasus percobaan pemerkosaan juga berhasil diamankan masyarakat, B,24, diantarkan ke pihak berwajib atas percobaan pemerkosaan yang akan dilakukan tersangka kepada wanita yang sedang dalam kondisi depresi atau gangguan jiwa.

Saat tersangka merabanya dan akan melakukan percobaan pemerkosaan, korban berteriak minta tolong dan masyarakat datang memgamankan pelaku dilokasi kejadian peristiwa itu.

“Niat jahat pelaku dapat dihentikan masyarakat ketika korban berteriak minta tolong,” jelasnya.

Waka Polres Solok Selatan, Kompol Yonnis F menjelaskan, polisi menangkap SD,22, warga Jorong Bukik Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, terkait kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Korban mengetahui sepeda motornya sudah hilang dan kondisi pintu belakang rumah susah rusak. Aksi pelaku juga diketahui tetangga korban yang memberikan keterangan atas perbuatan pelaku,” jelasnya didampingi Kasat Reskrim Iptu Dwi Poerwanto.

Korban sendiri pernah bermalam di rumah korban, sehingga dengan mudah mengetahui pintu mana yang akan dilewati saat akan melancarkan aksi pencurian motor di rumah korban.

Kepedulian secara bersama dalam antisipasi terus berlanjutnya kasus curanmor sangat penting, apalagi di bulan ramadhan kendaraan harus betul-betul terkunci hal ini dalam menghindari terjadi korban curanmor selanjutnya.

“Hingga kini kita masih memburu keberadaan sepeda motor jenis beat hitam yang dijual pelaku,” bebernya. (Met)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.